Horas.....horas....horas.......!!.... terima kasih atas kunjungannya salam kenal dan kompak selalu..


Minggu, 05 Februari 2012

Penyebab transistor Horisontal panas atau sering rusak

(tulisan ini merupakan revisi ke.1 dari tulisan sebelumnya)
KASUS :

Transistor HOT panas.
Atau transistor HOT rusak lagi.setelah pesawat dipakai beberapa hari



Dan dibawah ini adalah beberapa catatan yang kami miliki sebagai penyebab kasus tersebut

(1) Semua tegangan di cek normal.

Penyebab ini paling sering terjadi. Elko deccoupling filter suply Vcc pada bagian primer tranfo horisontal drive nilai mengecil atau kering (contoh gambar C408). Hal ini menyebabkan transistor HOT “under drive”.
Transistor HOT cara kerjanya mirip sebagai switch yang bekerja on-off dengan frekwesi tinggi. Idealnya pada saat “on” resistansi antara kolektor-emitor adalah mendekati nol ohm, dimana syaratnya untuk memenuhi hal ini adalah “level sinyal drive” harus mencukupi.
Jika level sinyal drive kurang akibatnya transistor tidak dapat “on” sepenuhnya. Ada semacam resistansi atau "tahanan semu" antara kolektor-emitor. Akibatnya akan timbul panas dari tahanan semu ini ketika dilalui oleh arus kolektor sebesar Watt = I x R. Makin besar nilai tahanan semu, maka makin panas suhu transistor horisontal

clip_image002



(2) Pada model-model tertentu seperti SAMSUNG atau JVC.

Suply tegangan Vcc untuk bagian horisontal-drive ada 2 macam.
Saat start pertama teve dihidupkan - suply diberikan dari tranfo switching (contoh gambar bawah tegangan A+ 13.5v)
Kemudian saat pesawat sudah hidup - suply selanjutnya ganti diberikan dari tranfo flyback yang mempunyai tegangannya sedikit lebih besar dari tegangan saat start (contoh gambar B+ 16.5v)
Kerusakan pada sirkit yang mensuply Vcc dari flyback dapat menyebabkan under drive.
Kerusakan dapat disebabkan ada resistor yang putus, atau diode rusak. Diode ini (contoh D303) kadang diperiksa dengan ohm meter nampaknya bagus, tetapi kalau dipasang akan menyebabkan tegangannya drops

clip_image004



(3) Penyebab kemungkinan lain yang bisa terjadi :

Tegangan suply untuk horisontal-driver drops. Dapat disebabkan karena ada resistor nilai molor (atau pernah diganti dengan nilai yang berbeda)
Gulungan pada tranfo horisontal-drive ada yang sedikit short
Kumparan def yoke bagian horisontal ada yang sedikit short/terbakar . Atau def yoke pernah diganti dengan impedasi yang lebih rendahh.



Cara menguji apakah transistor horisontal terlalu panas (overheat) secara sedehana :

Tempelkan jari telunjuk pada bodi transistor (hati-hati melakukannya).
Jika jari telunjuk tahan menempel hingga agak lama, berarti suhu adalah normal.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar